Senin, 02 Agustus 2010

UNTUK APA TAKUT


Jangan takut

Jangan sembunyi

Ada aku di sini

Jangan sedih

Jangan bermurung

Ada penghibur di depanmu

Yang selalu siap menyibak tirai baja itu

Untuk menyatukan kepingan mawar itu

Jangan takut

Berjalan di kegelapan

Sang surya akan melihatmu

Agar bisa seiring dengan langkahmu

Peluklah

Dan dekaplah tubuhku

Agar engkau yakin

Agar engkau percaya

Bahwa aku bersamamu

ASAKU

Rebahku untukmu

Senyum dan menangis

Terasa jauh dan hancur

Berkeping keeping terhantam badai

Tenang dan terdiam

Kupandang wajahmu penuh Tanya

Engkau tertunduk lemah

Entah apa dan siapa

Yang engkau sembunyikan dariku.

Benarkah sayangmu hanya untukku

Tuluskah cintamu bernaung di hatiku

Dan tiada yang lain

Jujurkah dirimu

Benarkah hatimu yang aku tidak tau.

Pelepas dahaga bukan dari air

Tapi dari kenyataan

Diam

Dan tertunduk menatapku diam

Diam

Sunyi

Dan aku tertidur dengan mimpiku

Dengan iringan dongengmu

Hri bahagia tanpa ada ucapan


Tanggal 24 Juli 2010 Pukul 13:45 di Telaga dewi Puncak Gunung Singgalang Sumatra Barat.

Itu adalah Hari yang sangat bersejarah buat aku, hari dimana berdirinya suatu organisasi yang bernama MAPAKA, dan sekaligus pelantikan anggota perintis. Terasa bahagia dan penuh haru, dan itu adalah hari dimana aku dan organisasiku memulai suatu pendakian dalam organisasi


Tapi disisi lain aku sangat bersedih, dari kebahagiaan itu orang yang aku sayang tidak ada memberikan ucapan selamat atas dilantiknya diriku menjadi seorang ketua dan telah terbentuknya suatu organisasi yang cukup besar yang aku dirikan bersama teman2.

Mungkin dia sibuak dan sampai tidak sempat memberikan ucapan selamat atas dilantiknya diriku menjadi seorang pemimpin.

Sabtu, 31 Juli 2010

Airmata dikala Senja


Tik tak tik tak….suara datak jam memecahkan kesunyian malam ini. Waktu sudah menunjukkan 00:42 dinihari, raut wajahnya masih menari indah dimataku hingga aku tidak ingin malam ini berakhir begitu saja. Aku tidak tau kebahagiaan apa yang sekarang ini aku rasakan, yang jelas aku benar-benar merasakan kebahagiaan darinya. Suatu kebahagiaan yang belum pernah aku dapatkan selama ini.

Dia begitu sempurna di dalam hatiku, dia selalu memberikan yang terbaik dan tidak pernah mengeluh dengan semua kekuranganku selama ini. Dia malah semakin menunjukkan kasih sayangnya yang tulus dengan caranya sendiri, dengan cara yang tidak pernah di miliki oleh wanita manapun.

Sekarang aku tidak tahu kata-kata apa lagi yang pantas dan layak untuk aku ungkapkan kepadanya, dia terlalu baik dan sempurna bagiku. Sekarang ini yang bisa aku ucapkan padanya adalah bahwa aku benar - benar mencintai dan begitu menyayanginya. Aku juga tidak tau mau berbuat apa kepadanya, aku hanya terdiam dan selalu melakukan tindakan bodoh yang mengakibatkan dia tersakiti, bersedih dan ahirnya meneteskan air mata kepedihan karna sifat bodohku.

Ya allah….maafkanlah hambamu ini, hambamu yang selalu membuat tetesan airmata kesedihannya keluar. Hari-hariku selalu dihiasi oleh senyum dan tingkah laku ketulusannya, tapi apa yang aku berikan padanya y allah….. aku berharap kejadian kemarin adalah kejadian yang pertama dan yang terakhir dalam hidupku padanya, aku tau dia begitu sedih dan bertanya-tanya tentang sifatku yang keras kepala dan tidak mengerti dengan arti cinta. Aku juga tau dia sangat bersedih, tapi aku bisa melihat ketulusan dan tidak ada rasa marah padaku, bahkan dia tetap memberikan rasa sayangnya yang tulus kepadaku. Siapa dia sebenarnya ya allah, begitu mulia hatinya pada hamba. Begitu soleh ahklak budinya.

Hari ini, Minggu,tanggal 06 Juni 2010 pukul 01: 27am. Aku akan menyampaikan dan akan mengungkapkan semua isi hatiku padanya, dan hari ini yang akan menjadi saksi adalah semua keindahan dan keagungan allah. Angin, bintang, langit dan awan yang beriring di angkasa.. aku begitu menyayanginya ya allah, dan aku juga tidak ingin berpisah darinya. Aku ingin engkau memberikanku tambahan waktu agar aku bisa mencintai dan menyayanginya lebih lama lagi. Aku juga berharap dialah wanita yang akan melahirkan anak-anak mungilku kelak…aku tidak tau apa jadinya bila tidak ada dia, aku juga tidak tau apa jadinya bila aku tidak bisa menyayanginya, dan aku tidak tau apa jadinya bila kami berpisah. Hari ini dan detik ini aku ungkapkan isi hatiku dengan penuh harapan dan kejujuran. Aku tidak meminta banyak darinya ya allah, aku hanya ingin dia tidak letih membimbing, mncintai, menyayangi, dan menerimaku dengan semua kekuranganku selama ini..

Indonesia di puncak merapi


Aku akan selalu mengumandangkanmu wahai merah putih
aku akan selalu menjaga namamu dimanapun wahai merah putih
aku akan selalu menjunjungmu dimanapun aku berada
aku akan selalu mengibarkanmu dimanapun aku berpijak

terbanglah wahai bangsaku
terbanglah wahai merah putihku
bawalah namamu sampai engkau terbang keangkasa mengikuti jejak elang
aku akan selalu ada untukmu
aku akan selau mengibarkanmu dan mengumandangkanmu
dimanapun aku berdiri...
I Love U Indonesia...
Maafkan aku tidak bisa berbuat banyak untukmu...